Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengisi Baterai iPhone yang Benar Supaya Awet

mengeces baterai iphone yang benar

Agar baterai iPhone tidak cepat rusak, pengguna harus tau bagaimana cara mengisi baterai iPhone yang benar. Tidak boleh sembarangan dan seenaknya.

Banyak keluhan baterai mudah rusak, persentase baterai error, kesehatan baterai menurun dan baterai boros. Padahal itu kesalahan pengguna sendiri karena melakukan pengisian baterai yang tidak teratur.

Kalau error, bisa lakukan kalibrasi terlebih dahulu, baca artikel nya disini > kalibrasi baterai iPhone.

Tapi kalau udah ngedrop parah, harus ai baru. Harga baterainya lumayan mahal lagi, pengen nangis aja rasanya.

Oke, karena masalah ini sering terjadi, maka pada kesematan kali ini saya akan berbagi artikel cara dan tips mengisi baterai iPhone.

Yuk.. langsung aja simak baik-baik tipsnya!

Tips Mengecas Baterai iPhone yang Benar

#1. Charger iPhone Sebelum Persentase Baterai di Bawah 20%

Sebelum melakukan pengisian daya baterai, ada yang perlu kamu perhatikan, yaitu berapa sisa baterai yang masih tersedia.

Jangan isi daya baterai iPhone di bawah 20%. Sebetulnya boleh-boleh saja, tapi ini tidak baik untuk kesehatan baterai.

1.1. Apa yang terjadi ketika ngecas di bawah 20%?

Baterai akan bekerja lebih berat karna menerima tegangan listrik yang lebih tinggi, sehingga baterai akan lebih cepat panas. Jika hal ini sering dilakukan, masa pakai baterai akan berkurang.

1.2. Kapan sebaiknya iPhone dicas?

Waktu yang pas untuk mengisi daya baterai adalah saat persentase baterai 21%-30%, pokonya jangan sampe dapet notif baterai lemah.

Charger ketika keadaan suhu iPhone normal atau tidak panas. Jika iPhone panas, sebaiknya diamkan 5-10 menit terlebih dahulu.

Hindari juga pengisian baterai saat interval 40% - 80%, ini adalah waktu iPhone dalam keadaan bagus untuk digunakan.

#2. Gunakan Adapter Charger dan Kabel Orisinal dari Apple

Salah satu aksesoris yang wajib dimiliki oleh pengguna iPhone adalah kepala charger dan kabel yang asli.

Jika kamu membeli iPhone secera resmi seperti di iBox atau Erafone, pasti akan mendapatkan kepala charger dan kabel bawaan iPhone itu sendiri.

Aksesoris ini penting banget sih! Karna menjadi salah satu cara untuk merawat baterai iPhone agar tahan lama.

Jadi pastikan dengan benar kalau peralatan charger yang kamu gunakan itu orisinal.

Soalnya saya pernah coba pakai akesoris KW, kesehatan baterai turun 1 persen dalam waktu 15 hari saja. Normal pemakaiannya kan sekitar 2 bulan baru turun 1%, tapi tergantung cara pemakaian iPhone juga.

Alternatif kalau adapter charger atau kabel bawaan hilang dan kamu belum punya uang untuk ganti yang baru (orisinal), pakai kepala charger dan kabel lain.

2.1. Menggunakan Kepala Charger iPad

Jika kepala charger iPhone rusak atau hilang, kamu bisa menggunakan kepala charger iPad. Tapi, ada aturan yang harus kamu ketahui, yaitu jumlah ampere dan voltase yang diberikan oleh adapter iPad tersebut.

Misalnya, saya pengguna iPhone 7 Plus. Batas maksimal watt yang seharusnya diterima oleh iPhone 7 Plus adalah 12 watt. Jadi, kamu harus menggunakan adapter charger 12 watt atau dibawah nya.

Pokoknya disesuaikan saja model iPhone kamu dengan melihat aturan batas watt yang diterima oleh iPhone tersebut. Jangan lebih agar baterai tidak cepat bocor.

2.2. Menggunakan Kabel Bersertifikat Mfi

Untuk pengganti kabel, kamu bisa lebih tenang. Karena selain apple, ada banyak pilihan produk dari pihak ketiga sudah menjual aksesoris iPhone yang telah mendapatkan sertifikasi MFi (Made for iPhone/iPad/iPod).

Kabel MFi adalah produk non-resmi apple, tapi sudah menerima sertifikat dari apple. Apple menyarankan untuk menggunakan kabel yang sudah bersertifikat MFi

Beberapa daftar brand yang sudah mengeluarkan produk bersertifikasi MFi:

  • Anker
  • Beasus
  • Mcdodo
  • Aukey
  • Vivan
  • Ugreen
  • Remax
  • dll.

Brand diatas sudah banyak mengeluarkan produk terbaiknya untuk kebutuhan semua model iPhone.

#3. Buka Casing Sebelum Mengisi Baterai

iPhone kamu menggunakan casing? Sebaiknya lepaskan terlebih dahulu sebelum pengisian daya baterai dilakukan.

Menggunakan casing saat mengecas akan berdampak pada suhu panas iPhone meninkgat, karna akan menyumbat sirkulasi udara atau bahkan tidak ada sirkulasi udara sama sekali.

Ingat musuh baterai adalah panas! Lakukan hal sederhana apapun agar suhu baterai tidak terlalu panas.

#4. Aktifkan Mode Pesawat

Untuk menghindari panas berlebih karna ada aktivitas berjalan di latar belakang iPhone, sebaiknya aktifkan mode pesawat.

Selain bisa membuat proses pengisian baterai lebih cepat, dengan mengaktifkan mode airplane juga bisa mengantisipasi sel-sel baterai tidak cepat rusak atau bocor.

Lebih baik lagi kalau iPhone dinonaktifkan saat mengecas. Sayangnya iPhone tidak bisa mengecas dalam keadaan mati, maka gantinya cukup dengan mengaktifkan mode pewasat.

#5. Charger iPhone Hingga Penuh 100%

Berapa persen baterai harus dicharger?

Pertanyaan ini menjadi sebuah obrolan yang tidak ada habisnya setiap dibicarakan pada sebuah forum atau grup diskusi.

Ada yang bilang harus sampai 100% dan ada juga yang menyarankan untuk charger iphone sampai 80 persen-nan saja.

Jadi yang mana nih, bikin tambah pusing aja!

Kalau saya, mengikuti aliran mengisi baterai sampai penuh 100%. Asal ketika pengisian sudah mencapai 100%, segera cabut (jangan lebih dari 30 menit).

Sudah saya buktikan kurang lebih 2 bulan, kesehatan baterai iPhone tetap terjaga dan tidak turun 1% pun ( ingat pake adapter dan kabel orisinal, ya).

Silahkan ikuti aliran yang menurut kamu benar!

Cara Mengisi Baterai iPhone yang Benar dan Cepat

Sudah tau aturan-aturan mengecas iPhone yang sudah saya sampaikan di atas, berikut adalah langkah-langkah mengecas hp iPhone yang benar.

  1. Sambungkan adaptor charger dan kabel dahulu.
  2. Colokan adaptor charger ke stop kontak.
  3. Baru, colokan kabel lightning ke iPhone.
  4. Tunggu sampai baterai iPhone penuh.

Alasan kabel dicolokan ke iPhone terakhir, agar iPhone tidak menerima kejut aliran listrik. Ini hal simple tapi sangat berpengaruh untuk perangkat elektronik seperti smartphone, laptop dll.

Hindari Ini dalam Pengisian Baterai iPhone

#1. Mengecas di Port USB Laptop

Salah satu hal yang banyak dilakukan oleh pengguna smartphone untuk mengisi baterai adalah dengan menyambungkan smartphone nya ke laptop atau komputer.

Kenapa tidak disarankan? Karena arus yang masuk sangat lemah. Output yang dikeluarkan hanya berkisar 0,5 Ampere saja. Secara umum, charger iPhone normalnya mengeluarkan output sebesar 1 Ampere.

Sebaiknya menyambungkan iPhone ke laptop hanya saat melakukan transfer data saja.

#2. Mengecas iPhone Menggunakan Power Bank

Enak sih ngecas pake power bank bisa dibawa kemana-mana, praktis banget.

Tapi, tahukah kamu terlalu sering mengisi baterai iPhone menggunakan power bank dapat memperpendek masa pakai baterai.

Kok bisa gitu? Karena power bank tidak sepenuhnya mengalirkan daya listrik yang stabil, tidak seperti mengecas langsung ke listrik pada stop kontak.

Apalagi kalau kualitas power bank dan teknologi nya buruk, udah sih siap-siap aja ngeluarin uang jajan buat ganti baterai baru iPhone.

#3. Menggunakan Wireless Charger

Penelitian di jurnal American Chemical Society (ACS) menyatakan bahwa wireless charging memberikan efek panas yang berbeda. Panas tersebut dapat memperpendek masa pakai baterai.

Meletakan iPhone dengan posisi tidak benar (miring) pada wireless charger juga berpengaruh pada suhu panas yang dihasilkan, kamu harus benar-benar menempatkannya berada di tengah wireless charger.

Cukup berbahaya juga ya, mending balik lagi ke charger konvesional deh.

#4. Menggunakan iPhone Ketika Sedang dicas

Kebiasaan buruk kebanyakan orang adalah tetap menggunakan iPhone ketika sedang dicas, lebih parahnya sambal bermain game. Ini akan menyebakan panas bertambah karena aktivitas iPhone terus berjalan, belum lagi tubuh kita yang dapat mengalirkan panas ke iPhone.

Sebaiknya tunda dulu menggunakan iPhone saat dicas. Seperti yang sudah disarankan, aktifkan mode airplan, agar tidak ada pemberitahuan yang memancing kamu untuk membuka iPhone saat proses pengisian baterai.

#5. Lupa Mencabut Charger, Baterai Sudah 100%

Sesuatu yang sering terjadi pada kebanyakan orang adalah lupa, salah-satunya lupa mencabut charger sampai berjam-jam.

Memang, smartphone zaman sekarang sudah dilengkapi PIMC (Power Management Integrated Circuit) yang bertugas mengatur arus dan manejemen baterai. Adanya PIMC bisa melakukan tugas menghentikan pengisian baterai secara otomatis .

Jangan terlalu merasa aman, meskipun ada PIMC, charger akan bekerja dan tetap memberikan daya masuk walaupun sedikit.

Tips Agar tidak Lupa Mencabut Charger Ketika Mengecas iPhone

Agar tidak lagi lupa mencabut charger, saya akan memberi tips sederhana. Caranya dengan memasang aplikasi alarm baterai iPhone.

  1. Unduh aplikasi Battery Alarm di App Store.
  2. Buka aplikasi Battery Alarm.
  3. Atur berapa persen baterai terisi hingga alarm akan berdering.
  4. pengaturan alarm baterai
    Disini saya atur ke 100%.
  5. Selesai.
alarm baterai penuh
Ketika baterai sudah mencapai 100% maka alarm akan segera berdering.

Akhir Kata

Demikian artikel tentang cara charger baterai iPhone yang benar. Hal yang menurut saya paling penting saat mengisi baterai adalah menjaga suhu tetap normal, jangan sampai overheat.

Sekali lagi saya ingatkan agar selalu menggunakan produk orisinal dari apple atau dari pihak ketiga yang sudah bersertifikasi MFi.

Semoga membantu!

Posting Komentar untuk "Cara Mengisi Baterai iPhone yang Benar Supaya Awet"